Undang-undang pengendara sepeda motor per 1 April 2011


Karena sudah bosen kena tilang terus di Jakarta maka saya pun mencoba mencari tahu tentang peraturan pengendara sepeda motor dan akhirnya saya mendapatkan email dari teman saya yang isinya mengenai peraturan pengendara sepeda motor yang mulai di berlalukan pertanggal 1 April 2011.

Isi peraturan tersebut adalah sebagai berikut :

“Bagi pengendara Motor yang melanggar Peraturan Lalu Lintas, akan diberlakukan Sistem Tilang Ditempat (sesuai dengan UU No.22 Tahun 2009)”

Peraturan yang berlaku bagi Pengendara Motor :

  • Dilarang mendengarkan musik saat mengendaraai Motor
  • Dilarang menerima Telepon saat mengendarai Motor
  • Dilarang memakai Sandal saat mengendarai Motor
  • Dilarang merubah Warna Motor dan harus sesuai dengan Warna di STNK
  • Bagi Pengendara Motor, Nama di STNK dan SIM harus sesuai dengan Nama yang bersangkutan, apabila Beda dan belum Balik Nama akan di denda sebesar Rp 500.000 (untuk yg ini belum 100%)
  • Wajib menyalakan Lampu pada siang dan malam hari
  • Dilarang Merokok saat mengendarai Motor
  • Dilarang Merubah Plat Motor anda
  • Dilarang memakai/menggunakan Lampu yang berwarna (merah,hijau,kuning,putih), lampu harus sesuai Standar Pabrik

Perlengkapan Sepeda Motor yang harus di penuhi oleh pengendara :

  • Memakai Helm SNI
  • Kaca Spion (2)
  • Memakai Sepatu
  • Memakai Jaket
  • Memakai Sarung Tangan
  • Pentil Ban

Pasal – pasal yang bersangkutan :

  • Kenakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)

Jangan lagi kenakan helm batok. Gunakanlah helm SNI. Selain karena alasan keselamatan, menggunakan helm jenis ini sudah menjadi kewajiban seperti diatur dalam Pasal 57 Ayat (2) dan Pasal 106 Ayat (8). Sanksi bagi pelanggar aturan ini, pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Pasal 291). Sanksi yang sama juga akan dikenakan bagi penumpang yang dibonceng dan tidak mengenakan helm SNI.

  •  Pastikan Perlengkapan Berkendara Komplit

Bagi para pengendara roda empat atau lebih, coba pastikan kelengkapan berkendara Anda. UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009, dalam Pasal 57 Ayat (3) mensyaratkan, perlengkapan sekurang-kurangnya adalah sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm, dan rompi pemantul cahaya bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat/lebih yang tak memiliki rumah-rumah dan perlengkapan P3K. Bagaimana jika tak dipenuhi? Sanksi yang diatur bagi pengendara yang menyalahi ketentuan ini akan dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000, seperti diatur dalam Pasal 278

  •  Tak Punya SIM? Denda Rp 1 Juta

Ketentuan yang satu ini mungkin harus menjadi perhatian lebih. Jika selama ini denda bagi pengendara yang tak punya SIM hanya sekitar Rp 20.000, UU Lalu Lintas yang baru tak mau memberikan toleransi bagi pengendara yang tak mengantongi lisensi berkendara. Sanksi pidana ataupun denda yang diterapkan tak lagi ringan. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan dan tidak memiliki SIM, akan dipidana dengan pidana kurungan empat bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).

  •  Konsentrasi dalam Berkendara

Pasal 283 UU Lalu Lintas mengatur, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 750.000

  •  Perhatikan Pejalan Kaki dan Pesepeda

Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat/lebih, harus mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Bagi mereka yang tidak mengindahkan aturan Pasal 106 Ayat (2) ini, dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000

  •  Lengkapi kaca spion dan lain-lain

- Pengemudi sepeda motor

Diwajibkan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban (diatur Pasal 106 Ayat (3)). Sanksi bagi pelanggarnya diatur Pasal 285 Ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

 - Pengemudi roda empat/lebih

Bagi pengendara roda empat/lebih diwajibkan memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, dan penghapus kaca. Pasal 285 Ayat (2) mengatur, bagi pelanggarnya akan dikenai sanksi pidana paling lama dua bulan kurungan atau dendan paling banyak Rp 500.000.

  • STNK, Jangan Lupa

Setiap bepergian, jangan lupa pastikan surat tanda nomor kendaraan bermotor sudah Anda bawa. Kalau kendaraan baru, jangan lupa membawa surat tanda coba kendaraan bermotor yang ditetapkan Polri. Jika Anda alpa membawanya, sanksi kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 akan dikenakan bagi pelanggarnya (Pasal 288 Ayat (1)).

  •  SIM Harus yang Sah Ya…

Pasal 288 Ayat (2) mengatur, bagi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dapat menunjukkan SIM yang sah dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan dan/atau denda paling banyak Rp 250.000.

  •  Pengemudi atau Penumpang Tanpa Sabuk Pengaman, Sanksinya Sama

Ini harus jadi perhatian bagi pengemudi mobil dan penumpangnya. Jangan lupa mengenakan sabuk pengaman selama perjalanan Anda. Selain untuk keselamatan, juga untuk menghindari sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 seperti diatur dalam Pasal 289.

  •  Nyalakan Lampu Utama pada Malam Hari

Saat berkendara pada malam hari, pastikan lampu utama kendaraan Anda menyala dengan sempurna. Bagi pengendara yang mengemudikan kendaraannya tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari, dipindana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Pasal 293).

  •  Wajib Nyalakan Lampu pada Siang Hari

Para pengendara motor yang berkendara pada siang hari diwajibkan menyalakan lampu utama. Sekarang, sudah bukan sosialisasi lagi. Bagi pelanggarnya akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100.000.

  •  Berbelok, Berbalik Arah, Jangan Lupa Lampu Isyarat!

Setiap pengendara yang akan membelok atau berbalik arah, diwajibkan memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan. Jika melanggar ketentuan ini, Pasal 284 mengatur sanksi kurungan paling banyak satu bulan atau denda Rp 250.000

  •  Jangan Sembarangan Pindah Jalur

Para pengemudi yang akan berpindah jalur atau bergerak ke samping, wajib mengamati situasi lalu lintas di depan, samping dan dibelakang kendaraan serta memberikan isyarat. Jika tertangkap melakukan pelanggaran, akan dikenai sanksi paling lama satu bulan kurungan atau denda Rp 250.000 (Pasal 295)

  •  Stop! Belok kiri tak boleh langsung

Ini salah satu peraturan baru dalam UU Lalu Lintas yang baru. Pasal 112 ayat (3) mengatur, pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri. Bunyi pasal tersebut “Pada persimpangan jalan yang dilengkapi dengan alat pemberi isyarat lalu lintas, pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau pemberi isyarat lalu lintas”.

  • Balapan di Jalanan, Denda Rp 3 Juta!

Pengendara bermotor yang balapan di jalan akan dikenai pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000 (Pasal 297)

  • Sesuaikan Jalur dengan Kecepatan

Ketentuan mengenai jalur atau lajur merupakan salah satu ketentuan baru yang dimasukkan dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, yang diatur dalam Pasal 108. Agar menjadi perhatian, selengkapnya bunyi pasal tersebut adalah

(1) Dalam berlalu lintas pengguna jalan harus menggunakan jalur jalan sebelah kiri

(2) Penggunaan jalur jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika

a. pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya; atau

b. diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai jalur kiri

(3) Sepeda motor, kendaraan bermotor yang kecepatannya lebih rendah, mobil barang, dan kendaraan tidak bermotor berada pada lajur kiri jalan.

(4) Penggunaan lajur sebelah kanan hanya diperuntukkan bahi kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan membelok kanan, mengubah arah atau mendahului kendaraan lain.

Aturan-aturan baru yang diterapkan di UU Lalu Lintas yang baru ini harus menjadi perhatian bagi para pengendara. Selain demi keselamatan, tentunya juga untuk menghindari merogoh kocek cukup dalam karena ditilang. Sanksi denda yang dikenakan lumayan besar jika dibandingkan dengan UU yang lama. Selamat berkendara!

Wah dari aturannya koq ngeri ya?? hehe.. saya sendiri kurang tahu apakah peraturan ini sudah berlaku di seluruh Indonesia atau hanya di wilayah JADETABEK saja. Saya sendiri berharap semoga POLISI sendiri dapat fair dan dapat mematuhi peraturan yang di buatnya sendiri, jangan cuma bisa tilang saja.. Pak Polisi bisa tilang kami, tapi kami tidak bisa tilang Polisi jika melanggar.. “It’s not fair”

~Talk Less Do More~

About these ads

59 thoughts on “Undang-undang pengendara sepeda motor per 1 April 2011

  1. setuju dengan peraturan tersebut, tapi itu harus berlaku bagi semua pengguna jalan…tapi yang masih saya bingung dalam (UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, yang diatur dalam Pasal 108) sepeda motor lewat jalur kiri, apakah HD itu bukan termasuk sepeda motor ya? soalnya sering lewat kanan dan ngebut, kadang kalo konvoi di kawal Polisi sering nerobos Lampu TL..
    kadang ada juga di semarang oknum Polisi dan TNI tidak memasang spion satupun

  2. halah olang indonesia tu selalu bilang gini ” peraturan itu dibuat untuk dilanggar ” apa lagi buat yang menindak ( aparatnya ) selalu ada dispensasi ( keringanan )…

  3. semua peraturan diatas hanya diberlakukan bagi kalangan masyarakat awam saja,kalau untuk aparat beserta keluarganya,aparatur negara serta keluarganya hal ini tidak berlaku,karena negara ini punya mereka!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  4. ya mung wong cilik mlarat ra pangkat seng mung di go sasaran trus jaya indonesia merdekaaaa wong cilik iles” remok trusssssss sisan pemerintah kiii lek enex kluarga / wong cilik mlarat pateni wae loo jo di polo alon’ langsung bedilii nyapooo

  5. tarah polisi diantokkkk……!! golek2 perkoro karo wong cilik, wingi mlebu gawe duek bareng tugas yo golek duek…!! ra ngelingi mbokmu ngasi adol sawah cok cok….!!

    • Kewenangan mengenakan tilang hanya pada Polisi Lalu Lintas / Satuan Lalu Lintas setempat. Jadi jangan mau ditilang oleh Polisi tanpa seragam atau bukan Anggota Satlantas. Juga misalnya anda berada di wilayah Kota Yogyakarta jangan mau ditilang Anggota Satlantas Sleman di wilayah Kota Yogyakarta. Katakan pada polisi kalau dia sudah berada diluar yurisdiksinya (wilayah hukum yang jadi kewenangannya).

  6. Peraturan di bwt hnya u/ masyrkt awam sja……toh yg mlanggar yg membuat praturan itu sendiri dan yang mengerti/tau UU LALIN semestinya mereka di denda 3 kali lipat dari pada masyarakat awam………………….sy berharap para aparat terutama yg di sebut POLISI dan jajarannya serta keluarganya memberikan contoh yg baik kepada masyarakat………………..

  7. undang2 lalin diperketat aslinya memperbesar ajang penghasillan aparat polantas yg nakal.himbauan untuk pemerintah : penindakan tilang di alamat kan pada pengadilan setempat ( sesuai alamat SIM si pelanggar ) , otomatis aparat polantas yang di TKP pelanggaran ( kota ) mengirimkan alat bukti SIM atau STNK berikut Surat Tilang via post berlangganan ( biaya kan ada uang denda mekanisme bisa diatur ) contoh melanggar di surabaya pelanggar alamat jakarta . aparat polantas surabaya mengirimkan alat bukti / surat tilang ke pengadilan jakarta. aparat polantas nakal ( minta uang deg bahasa titip tilang bahasa yang sudah tidak asing lagi ) disini wibawa polisi menurun ulah dari aparat polantas yg nakal .

    • SELAMAT SORE MENJELANG MALAM DAN,,
      SAYA MAU TANYA APAKAH BENAR,KALAU PAJAK MOTOR MATI ITU TIDAK ADA PASALNYA???
      SEBAB SAYA PERNAH DI TANGKAP OLEH POLISI DI DAERAH BLOK M DAN DI KENAKAN SANGSI KARNA PAJAK MATI,,,,TETAPI KETIKA SAYA TANYA PASAL BERAPA POLISI TERSEBUT DIAM,,,,,

  8. Kalau kita kena tilang,kan ada dua lembar surat tilang,,warna apa yang harus kita terima???

    Dan apa ada peraturan tentang harus digunakannya Spion asli dari dealer (gg boleh pake spion variasi,walau sudah 2)

  9. Yang Anda sampaikan itu Betul,…tapi klo pengendara motor harus memakai Sepatu gak boleh sandal, jaket gakboleh kaos dan mesti pakai sarung tangan, sy gak menemukan pasal yg berbunyi begitu,……Jadi terlalu mengada ada itu,…

    • bagai mana dengan yg pakai helm jenis tidak ada pet nya alias model bulat contohnya seperti INK centro pak, soalnya di kota banyuwangi banyak yg di tilang gara2 pakai helm begitu. Kenapa kok pabrik nya saya nggak di tutup atau stop produksi . saya selaku toko helm sangat di rugikan karena terkait masalah ini, kalau mmg nggak boleh kok ada stempel SNI nya?

  10. Perlengkapan Sepeda Motor yang harus di penuhi oleh pengendara :

    Memakai Helm SNI
    Kaca Spion (2)
    Memakai Sepatu
    Memakai Jaket
    Memakai Sarung Tangan
    Pentil Ban

    Wah bohong banget tu gan….masa “harus pake sepatu,pake jaket, pake sarung tangan, pentil ban juga” coba agan baca “uu no 22 tahun 2009 pasal 285″ ga ada keterangan ky gitu yang ada cuman “kaca spion, lampu utama, lampu rem, kedalaman alur ban, speedo meter, klakson”….. kalo ga percaya agan ubek2 aja tu “UU no 22 tahun 2009″ misal ada keterangan ky gitu…!!!!

  11. benarkah pakai helm model bulat, contoh seperti INK centro itu tidak boleh alias kena tilang?…..kalau nggak boleh kenapa ada stempel SNI nya????????
    Kenapa kok pabriknya trs produksi helm tsb, bukankah lebih baik pabriknya di stop sj produksi lg>

  12. Np y gda pasal tntng knalpot racing tp ttp kna..dngn alasan bising..itu polisi daerah dmn bngt tilang plat B dng alsan knalpot…

  13. ah…
    peraturan macam apa ini!!!!
    peraturan cap TIKUS apa??
    ya terserah penggunanya donk. mau cekeran kek, mau sandal’an kek gak masalah. trus masalah nama SIM dan STNK harus sama tuh mana UUnya?
    Polisi BEJAT!!! bisanya makan uang rakyat aja.
    apalagi pemerintahnya. GAK MBOIS BLAS!!!

  14. kalau memang aparat negara juga melaksanakan itu tidak mslah, tapi sekarang ini polisi banyak yg melanggar ketentuan itu sendiri. Jadi hukum kita masih memihak kepada ygn berkuasa. Kapan negara kita akan maju??

  15. gara gara pake skotlite transfaran warna merah kok saya di tilang sihh ,, pak ,, padahal ,,, gak ada undng undng nya,,,
    berati sya di kibulin donk ,, pak ,,

    • wkwkwkwkkwkwkwkwkk… kalo ada temen videoin aja terus upload.. kelakuan keparat lantas dilapangan yg arogan… ups aparat apa keparat sih namanya lupa gw…

  16. om ane mau tanya
    Ane pake mobil trus kemaren ane di tilang gara2 suara knalpot keras …
    Jd yg ane tanyakan apakah dalam UU ada peraturan seperti itu …?
    Trims

    • ya elaa… mobil berisik merugkan oranglain menurunkan konsentrasi pemakai jalan yang lain.. membuat orang jengkel… nah polisi itu mungkin jengkel ma knalpot loe… untung aja masih ditilang kalo di bedill pala lu gimana??

      • ngehek mana brani main bedil ?
        gebuk aja kena pasal :D
        PENGADILAN MASIH BUKA BOS !
        undang undang gak di jalan aja !

  17. BIARIN MASARAKAT YANG MENILAI. KALAU ITU SEMUA BENAR ADANYA
    BUKANYA PENGAYOM MASARAKAT TAPI
    SIAP SIAP DI BOM MASARAKAT.
    SEBAGI CONTOH KECIL TERJADI POLISI DI TEMBAK DISOLO. NGACA …NGACA DONG POLISAPI

  18. alah..buat peraturan2 polisinya tuh bnyak yang melanggar.
    Cuma mentang2.
    Klo bsa untuk orang sipil juga bsa nilang polisi2 yg mentang2
    nyruh orang pkek spion 2,tp motornya sendiri spionnya g ada.
    Bagi temen2 yg kliatan polisi yg melanggar undang2 diatas,langsung difoto laporkan ke Korps PROVOS.
    Jangan takut,ini khan negara hukum,jgn cuma aparat yg ngatur2 hukum,tp juga dipatuhi tuh undang2.
    Oke. Tmen2 klo kliatan polisi spti itu lgsung aja dah laporan ke PROVOS.

  19. sorry komen dikit, klo baca uu jangan setengah2, tolong baca penjelasan pasal 48 dengan seksama mengenai lampu utama. statement sodara yang ini: “Dilarang memakai/menggunakan Lampu yang berwarna (merah,hijau,kuning,putih), lampu harus sesuai Standar Pabrik” tidak dapat dibenarkan karena berdasarkan penjelasan pasal 48 ayat (2) huruf a poin i disebutkan bahwa:
    sistem lampu dan alat pemantul cahaya, terdiri atas:
    1. lampu utama dekat, warna putih, atau kuning muda;
    2. lampu utama jauh, warna putih, atau kuning muda;
    3. lampu penunjuk arah, warna kuning tua dengan sinar kelap-kelip;
    4. lampu rem, warna merah;
    5. lampu posisi depan, warna putih atau kuning muda;
    6. lampu posisi belakang, warna merah; dan
    7. lampu mundur, warna putih atau kuning muda;
    jadi jika dibaca dan ditelaah dengan seksama penggunaan lampu utama dapat berwarna putih maupun kuning muda, selain itu baru menyalahi aturan.
    terimakasih, mohon lain kali lebih berhati2 dalam menulis artikel, karena dapat menimbulkan kesimpang siuran :)

  20. Di daerah BANYUMAS “PURBALINGGA”
    ada woro woro baru, pemakean helem yang gada topiny kena tilang,
    padahal dah ada logo SNI bahkan logo DOT ,
    KEEEENAPA!!!!!!

  21. Perlengkapan Sepeda Motor yang harus di penuhi oleh pengendara :
    Memakai Helm SNI
    Kaca Spion (2)
    Memakai Sepatu
    Memakai Jaket
    Memakai Sarung Tangan
    Pentil Ban

    wahh ini mahh bukan peraturan,,. keselamatan diri sendiri lebih tepat,nya,,. yooo ra??

  22. bajingan undang undang opo meneh kui..helm.ku INK centro ndess,…wong yo ono stempel SNI,nek polisi.ne ra werooh tulisanne tak culek matamu we polisi asuuu!!!!!

  23. trus klw mw kluar bentar dan nggak jauh msa mesti pke kaos tngan, jaket, spatu,…..
    emng masyarakat setuju ap…??
    klw petani mw k swah msa pke spatu, jaket,,, nggak khan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s